Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik Komputer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Desember 2012

Trik Browsing Aman di Firefox

          Browser itu ujung tombak segala transaksi di internet. Dari browser, transaksi finansial maupun non finansial dapat dilangsungkan. Bahkan tingkat keamanannyapun tergantung dari browser yang kamu gunakan.

          Dari sisi situs penyelenggara transaksi online juga tak kalah pentingnya mengamankan transaksi online. Mulai dari penggunaan protokol aman untuk hiperteks (https)  sampai pengamanan dengan enkripsi data ratusan bit perlu dilakukan.

          Meski demikian, kamu harus tetap berhati-hati. Ada beberapa situs yang kontennya tidak benar-benar aman. Halaman-halaman awal yang mulainya terlihat sangat aman, pada saat tiba ditransaksi sesungguhnya justru berada dalam modus yang tak aman. ini bisa berbahaya.

          Untuk mencegah terjadinya kasus, setting firefox dengan cara berikut:

1. Jalankan Mozilla Firefox, lalu klik menu "Tools">"Options....".
2. Saat jendela Options terbuka, pilih menu "Security".
3. Pada bagian Warning Messages, klik "Settings...".
4. Berikan tanda cek di depan opsi" I leave an encrypted page for one that isn't encrypted" dan " I submit information that's not encrypted".
5. Klik "OK" dan "OK" sekali lagi untuk menyimpan perubahan.

          Untuk selanjutnya, browser bakal memberikan peringatan bila kamu mengirim data ditempat yang tidak aman.

Tips Browsing Tanpa Jejak

           Firefox banyak memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk dengan cepat dan mudah membuka kembali file atau halaman-halaman internet yang baru dibuka atau sering dikunjungi. Namun hal ini juga bisa menjadi bumerang, karena orang lain pun bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk mengetahui aktifitas kamu. Padahal, adakalanya kita tidak mau orang lain mengetahui file apa saja yang baru kita buka.

           Nah, ini cara menghilangkan jejak kamu :

1. Klik "Start" > "All Programs" > "Mozilla Firefox".

2. Setelah program firefox terbuka, klik menu "Tools" > "Start Private Browsing".

3. Kalau ada situs yang sedang terbuka, bakal muncul konfirmasi bahwa situs yang yang kamu buka bakal ditutup, disimpan dan nanti bisa ditampilkan lagi setelah sesi "browsing tanpa jejak". Jawab konfirmasi tersebut dengan mengklik tombol "Start Private Browsing".

4. Sesaat kemudian bakal terbuka jendela Firefox baru yang siap digunakan untuk browsing tanpa jejak.

         Semoga bermanfaat untuk para sobat blogger semua.........

Trik Menghapus Jejak di Firefox

          Kalau kamu ingin melacak situs-situs yang pernah dikunjungi oleh rekan, saudara, atau putra-putri, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah mengintip isi History.

          Kalau ingin browsing tanpa jejak, kamu bisa mengikuti tips yang ada di trik sebelumnya. Trik tersebut berlaku kalau kamu memang sudah berencana dari awal mau browsing tanpa ketahuan kemana saja.

          Kalau sudah kadung membuka bermacam-macam situs di mode normal, kamu masih bisa menghilangkan jejak kok, ini caranya :

1. Jalankan Firefox di komputer anda.

2. Klik menu "Tools" > "Options...'.

3. Pilih menu "Privacy", lali klik Link "Clear your recent history".

4. Pilih periode penghapusan history yang kamu inginkan :
    Apakah ingin menghapus jejak browsing 1 jam terakhir, beberapa jam terakhir, menghapus
    jejak dalam satu hari atau menghapus keseluruhan history.

5. Pilih menu "Details", lalu beri tanda cek pada opsi "Browsing and Download History".

6. Klik "Clear Now" untuk mulai menghilangkan jejak.

         Semoga trik diatas dapat membantu dan bermanfaat bagi sobat blogger semua............

Firefox Hemat Bandwidth

        Buat menjaga kualitas Firefox, Mozilla menanamkan fasilitas auto update. Browser ini secara otomatis selalu mengecek versi browser, add-on serta mesin pencari yang kamu pakai supaya menggunakan versi terkini.
        Sayangnya penggunaan auto update ini memakan bandwidth, baik untuk pengecekan atau unduh update. jatah kuota pengguna internet bakal cepat habis gara-gara auto update ini. Supaya bisa berhemat ikuti langkah-langkah berikut :

1. Jalankan Firefox
2. Klik menu "Tools" > "Options....".
3. Di jendela Options, klik menu "Advanced".
4. Dibawahnya kamu akan menemukan empat tab:
    "General","Network","Update" dan "Encryption".
    Pilih yang "Update".
5. Dibagian Automatically check for updates, hilangkan tanda check didepan opsi "Firefox","Installed Add-ons", Dan "Search engines".
6. Dibagian bawahnya, When updates to Firefox are found, pilih "Ask me what i want to do", supaya Firefox nggak main unduh update.
7. Terakhir, klik "OK" untuk menyimpan perubahan.

Mengimpor Bookmark dari Internet Explorer

       Internet Explorer punya fitur bernama Favourites. Fitur ini bisa dipakai untuk menyimpan alamat situs yang kamu sukai. Kalau suatu saat mau mengunjungi situs, kamu tidak perlu repot lagi menghafal alamat yang panjang. Cukup klik ssekali judul alamt situs di Favourites.
       Seamonkey tidak punya Favourites. Di browser buatan mozilla ini, Favourites bernama Bookmarks. Fungsinya sama, menyimpan alamat situs. Kalau kamu mau bermigrasi dari Internet Explorer ke SeaMonkey, otomatis kamu harus membuat lagi bookmark situs-situs yang kamu sukai di SeaMonkey.
       Ada cara yang lebih praktis untuk memindahkan Favourites Internet Explorer ke Bookmark SeaMonkey. Ini caranya :
1. Jalankan Internet Explorer
2. klik tombol "Favourites", lalu klik segitiga di sebelah kanan Add to Favourites.
3. Klik menu "Import and Export".
4. Di jendela Import/Export Setting, pilih tombol radio "Export to a file" lalu klik "Next".
5. Centangi opsi "Favourites", lalu klik "Next" lagi.
6. Pilih folder yang mau dipindah ke SeaMonkey, lalu klik "Next".
7. Tentukan di mana kamu mau menyimpan file favourites, lalu klik "Export".
8. Sekarang jalankan SeaMonkey.
9. Klik "Bookmarks" > "Manage bookmarks".
10.Pilih menu "Tools" > "Import", lalu pilih file yang tadi kamu ekspor di Internet Explorer.
11.Klik "Open" untuk mulai mengimpor. 

Menyulap Dokumen Word Jadi Gambar

          Merubah dokumen word menjadi pdf? mungkin bagi yang biasa megang komputer sudah tidak asing lagi, hampir semua bisa . Namun jika file word jadi gambar atau format jpg? jangankan membuatnya, melihatnya saja belum pernah.... gimana sih membuat file word yang berformat doc bisa menjadi jpg? inilah kemajuan jaman..... penasaran gimana cara bikinnya? yaudah langsung aja, berikut caranya :
  1. Pertama-tama, kamu membutuhkan sebuah utiliti tambahan , salah satunya bernama Universal Document Converter. Silahkan ambil dari sini. Versi gratisnya bisa kamu gunakan dengan syarat, nantinya didokumen keluaran akan ada watermark.
  2. Setelah download, instalasikan seperti biasa layaknya kamu menginstal software pada umumnya sampai selesai.
  3. Berikutnya buka dokumen teks yang ingin kamu jadikan sebagai dokumen gambar dengan microsoft word. Setelah itu, klik "File" lalu "Print".
  4. Pilih "Universal Document Converter" dari daftar nama printer. Setelah itu, tekan tombol "Properties" disebelah kanan.
  5. Di jendela "Universal Document Converter Properties", klik "Load Settings..." disebelah kiri.
  6. Pada kotak dialog "Open", pilih opsi "Text document to PDF.xml", lalu klik "Open".
  7. Di bagian "File Format ", pilih opsi "JPEG image", lalu klik "OK" untuk menutup jendela "Universal Document Converter Properties".
  8. Klik "OK" pada kotak dialog "Print" milik Microsoft Word untuk memulai konversi. Beri nama file keluaran nantinya.lalu klik "Save". Proses rendering akan langsung berjalan. Indikatornya ada disudut kanan bawah layar.
  9. Saat file JPEG-nya sudah siap, jika kamu tidak memindahkan hasil keluaran, secara default dia akan disimpan difolder "My Documents\UDC Output Files".
  10. Dokumen keluaran hasil konversi *.doc menjadi *.jpg tersebut akan langsung terbuka di aplikasi "Windows Picture and Fax Viewer" atau software lainnya yang ditugasi untuk membuka gambar JPEG dikomputer kamu.
          Jangan khawatir, meskipun kamu telah mengonversi file *.doc tadi jadi JPEG, file asli dari dokumen kamu itu tidak akan di utak atik. Akan tetapi, berhubungan yang kamu pakai adalah Universal Document Converter versi gratisan, dikanan bawah file JPEG keluaran akan ada watermark bawaan software tersebut. Kalau merasa terganggu, silahkan beli versi penuhnya. Tetapi, kalaupun tidak membeli, toh sekarang dokumen kamu bisa dipastikan dapat dibuka dikomputer manapun. Pasalnya hampir seluruh PC dengan sistem operasi terkini pasti bisa membuka file berformat JPEG secara otomatis tanpa perlu menginstal software tambahan. Tidak seperti file *.doc, *.dox, atau *.pdf yang butuh aplikasi khusus.

Membuat Virtual Hard Drive di Windows 7

          Windows 7 mempunyai fitur baru yang cukup unik yang di sebut Virtual Hard Drive. Nah jika kamu ingin tahu bagaimana membuatnya, Aneka Info akan berbagi dengan kalian.......

Bikin Drive
          Virtual Hard Drive yang akan dibuat memiliki format VHD dengan ukuran minimal 3mb.

  1. Untuk memulai membuatnya, klik kanan di "My Computer" dan klik "Manage".
  2. Setelah layar Computer Management tampil, pilih "Disk Management ". Klik "Action", kemudian "Create VHD".
  3. Tentukan tempat kamu akan meletakkan virtual disk tersebut. Tentukan juga besar ukurannya. Pada opsi "Virtual hard disk format", terdapat pilihan "dynamically expanding" dan "fixed size". Saya sarankan untuk memilih "fixed size".
  4. Setelah itu, pada Disk Management, virtual disk tersebut akan tampil sebagai unallocated space.
  5. Untuk memulai menggunakannya, klik kanan pada disk tesebut dan pilih "Initialize Disk".
  6. Pada jendela Initialize Disk, biarkan pilihan pada "MBR" dan klik "OK".

Membuat Volume Baru
          Setelah selesai, kita harus membuat volume baru dari unallocated space tersebut.

  1. Klik kanan, dan pilih "New Simple Volume".
  2. New Simple Volume Wizard muncul, klik "Next". Muncul pilihan berikutnya. Tentukan besarnya ruang hard disk yang akan digunakan dari total seluruh kapasitas yang sudah ditentukan.
  3. Pilih  huruf untuk drive.
  4. Jangan lupa untuk memformat layaknya drive asli. Pilih "NTFS" dan centangi opsi "Perform a quick format".
  5. New Simple Volume Wizard selesai, klik "finish".
  6. Disk tersebut akan tampil bersama semua disk yang ada di sistem kamu.
          Virtual hard disk ini dapat kamu gunakan layaknya hard disk biasa seperti menyimpan file, share dengan sistem lain, bahkan melakukan enkripsi pada disk tersebut.

Menginstall Ulang Komputer

                  Pernahkah anda mengalami masalah pada komputer kesayangan anda? Komputer lemot karena Virus, berbagai anti virus sudah di coba namun hasilnya tetap sama.... karena sistem komputer kita dirusak oleh para virus tersebut? gak ada jalan lain kalo gak ke tukang service komputer, tapi gimana kalo anda lagi gak punya duit? gampang deh, kita install ulang sendiri aja. lalu gimana caranya?
                 Aneka Info akan berbagi dengan kalian. begini caranya:

Pertama-tama kalian harus lakuin hal berikut:
· Anda harus memiliki CD Windows,  Cek CD Windows anda, Apakah pakai Serial
  Number atau Full Version
· Pastikan Jika pakai serial Number, Anda tahu Kodenya. 
· Pastikan juga anda memiliki software-softwarenya.
  1. Pastikan Komputermu Telah Dihidupkan
  2. Masukkan  CD Windows Ke dalam CD ROW. (ingat…. Memasukkannya dengan Pelan-Pelan Ya….. Takut Kesakitan……..)
  3. Setelah dimasukkan, Klik Start Turn Off (Restart).
  4. Tampilan Berubah Jadi Hitam Pekat, Klik,klik,klik,klik terus tombol Delete pada Keyboardmu….. Sampai muncul Menu Pengaturan MainBoard.
  5. Arahkan Tombol Navigasi Atas, bawah, kanan, kiri, Pada Keyboard………
  6. Yang Pertama Pilih Menu Boot…..
  7. Kemudian muncul menu Seperti ini:  
    1. CD drive (yg Muncul Seringnya Merk CD Drivenya)
    2. Harddisk (yg Muncul Seringnya Merk CD Drivenya)
  8. Pastikan Urutannya seperti diatas.
  9. Jika Harddisk Berada diatas & CD Drivenya DiBawahnya, Usahakan diganti seperti diatas. (Tujuannya Untuk Membaca Yang Ada Di Dalam CD Drive, Jika Harddisk yg ada diatas, meskipun CD Windows Telah Dimasukkan, CD tidak akan terbaca karena lebih dulu membaca apa yg ada didalam Harddisk.
  10. setelah pasti seperti diatas, tekan tombol F10 pada Keyboard.
  11. Tekan save & Yes
  12. Setelah itu biarkan CD bekerja…..
  13. Biasanya Di bagian Atas Ada Kata ( CD Reading……………)
  14. tekan yes,yes,yes terus sampai layar menjadi Biru.
  15. biarkan saja……
  16. Jika Muncul Menu Booting. Anda ikuti saja alurnya.
  17. Jika akan Menginstall…….
  18. tampilan Pertama akan Muncul Drive Yg ada di Harddisk anda. Missal anda membagi Harddisk anda menjadi 3 lokasi ( Drive C, D, & E )
  19. Pilih Drive C. Pastikan Di Drive C Tak Ada data yang anda simpan disana.
  20. Delete/ tekan F (untuk Format)
  21. Jika ada pilihan kembali yg mana pilihannya ada kata NTFS / Quick. Anda pilih yg NTFS saja, ini cara menginstall yang baik dari pada Quick. Quick memang lebih Cepat, Namun Hasilnya kurang bagus.
  22. Ikuti saja alurnya………. Biasanya kalau computer anda Spesifikasiya semakin bagus, proses install ulang hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit saja.
  23. jika muncul user, isi saja nama anda.
  24. Jika meminta PassWord atau Serial Number, masukkan……..
  25. jika anda tidak tahu serial numbernya, keluarkan CDnya.
  26. Jika tahu lanjutkan, dan isi dengan Serial Numbernya.
  27. ikuti saja sampai selesai…………..

Lindungi File Dalam Flash Disk

            Tak ingin tugas kuliah atau dokumen-dokumen pribadi dalam USB flash disk dibaca oleh orang lain? Lindungi dengan enkripsi.

            Dengan di enkripsi, password akan diminta sebelum file dibuka. Orang yang tidak tahu passwordnya, tak bakal berhasil baca isi file kamu.

            Fitur enkripsi BitLocker di  Windows 7 bisa dipakai untuk melindungi USB flash disk. Fitur untuk mengenkripsi isi USB flash disk inilah fitur baru BitLocker . BitLocker To Go, begitu nama fiturnya. Selain flash disk, BitLocker To Go juga bisa mengenkripsi isi hard disk eksternal dan kartu memori.

            Jangan bayangkan langkah-langkah yang rumit untuk membuat keamanan yang rumit ini. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengaktifkan BitLocker To Go pada Windows 7.
  1. Buka Control Panel, klik System and Securiity di menu sebelah kiri. Kemudian klik "BitLocker Drive Encription".
  2. Muncul jendela BitLocker Drive Encription. BitLockersecara otomatis mendeteksi seluruh drive dan perangkat lepas alias removable disk yang tercolok PC. Untuk mengenkripsi sebuah USB Flash Disk, pilih "BitLockerTo Go".
  3. Selanjutnya muncullah jendela metoode yang digunakan untuk membuka file yang di enkripsi. ada dua pilihan, password atau smart card. Kita pilih password dengan memberi tanda centang pada "Use a password to unlock the drive". Kemudian masukkan password minimal 8 karakter lalu klik "Next".
  4. Muncul jendela untuk mengatur Recovery Key, sebuah key yang berguna jika kamu lupa password. Karena Recovery Key bisa digunakan untuk membuka data, simpan Recovery Key ditempat yang aman, didalam folder tersembunyi didalam hard disk, misalnya.Selain itu kamu juga bisa mencetaknya. Pilih "Save the Recovery key to file".
  5. Simpan Recovery Key ditempat yang aman, jangan sampai orang lain tahu. Klik "Next".
  6. Selanjutnya akan muncul halaman informasi. Langsung saja klik "Start Encrypting".
  7. Proses enkripsi akan berjalan. Tunggu hingga proses ini selesai. Lama proses enkripsi tergantung dari besar kecilnya USB flash disk. Semakin besar kapasitas USB flash disk, semakin lama proses enkripsinya.
  8. Setelah proses enkripsi selesai, coba cabut USB flash disk kamu. Tancapkan kembali. Otomatis muncul jendela untuk memasukkan sebuah password. Setelah Password dimasukkan, klik "Unlock".
            BitLocker punya keuntungan pula kalau diterapkan dikomputer, notebook, netbook, atau bahkan PC. Siapa tahu, komputer, USB flash disk, atau hard disk eksternal kamu hilang? kamu tak ingin agar si pencuri melihat data pribadi, bukan?

            Dengan mengenkripsi data dalam hard disk baik internal maupun eksternal atau USB flash disk, si pencuri tidak bisa mengambil, Tapi kalau hardwarenya sih pasrahkan aja. Paling tidak, kamu tidak jadi rugi 2 kali hilang materi, hilang file penting.

Bikin PC Jadi Hemat Energi

            Kamu tahu kan kalau seluruh komponen komputer butuh listrik buat bekerja? Listrik itu diambil dari power supply. Besarnya listrik yang diminta berbeda setiap komponen. Malahan, komponen masa kini bisa mengatur besarnya listrik yang dipakainya. Misalnya ketika komputer dipakai buat internet, tak banyak listrik yang diambil.

            Biasanya, orang menaikkan tegangan prosesor. Tujuannya apalagi kalau bukan supaya prosesor bisa bekerja lebih cepat. Menaikkan tegangan prosesor merupakan salah satu cara untuk overclock.

            Kali ini, kita akan melakukan hal sebaliknya. Kita akan menurunkan tegangan prosesor agar komputer jadi hemat energi. Tapi jangan salah, bukan berarti komputer jadi lambat. Memang sih ada kemungkinan kinerja jadi menurun. Tapi kinerja bisa tetap ok juga, meski dijamin tidak lebih ok. Keuntungan lain, komponen tidak terlalu panas. Oh iya, menurunkan tegangan listrik ini disebut dengan istilah "downvolt".

            Kita akan coba turunkan tegangan pada motherboard ASRock M3A785GXH/128Myang memiliki BIOS AMI versi 2,67c. Prosesor yang digunakan adalah AMD Athlon II X4 630. Memorinya 2 keping kingston DDR3 IGB. Power Supply yang dipakai untuk memasok daya adalah Seasonic S12 650W.
  1. Langkah pertama adalah masuk ke BIOS. Masuk ke bagian "OC Tweaker" dengan memencet tombol panah kanan.
  2. Pencet tombol bawah keyboard. Cari "CPU Voltage". Pencet "Enter". Ubah nilainya dari 1.3750V ke 1.3625V.
  3. Simpan BIOS lalu restart. Apakah komputer kamu bisa masuk ke sistem operasi? kalau ya, jangan keburu girang. Coba jalankan software yang biasa kamu jalankan. Pilih software yang agak berat, misalnya game.
  4. Jalankan software kamu. Kalau jalannya lancar, ulangi langkah 1 sampai 3.
  5. Turunkan berulang-ulang sampai software kamu error, komputer tiba-tiba restart, atau komputer tidak bisa masuk windows. Kalau sudah begitu, artinya kamu harus menaikkan tegangan satu atau dua langkah, saat software masih berjalan lancar.
  6. Di komputer yang Lockel AS punya, software mengalami mogok di tengah-tengah proses ketika tegangan diatur ke 1.1125V. Akhirnya, Lockel AS memilih tegangan 1.1125V. Ketika restart pun, Windows mengalami error.

            Tidak semua prosesor bisa diturunkan tegangannya. Tanda-tanda prosesor yang tidak bisa itu seperti ini. Kamu baru turunkan satu langkah, eh komputer sudah restart melulu atau super PI tidak menampilkan pesan "PI calculation is done".

            Pun, tidak semua BIOS pada motherboard punya menu untuk menurunkan tegangan. Mohon maaf kalau pemilik BIOS tanpa fitur ini harus melewatkan tutorial ini.

            Nah kalau berhasil, berarti kamu punya komputer yang bisa dibilang ramah lingkungan. Tegangan prosesor turun. Otomatis, Prosesor akan lebih sejuk. Prosesor juga akan lebih panjang umurnya.

            Efek lainnya, kipas prosesor tidak berputar kencang-kencang. Listrik pun jadi lebih irit. Sudah begitu suara yang dihasilkan kipas pun berkurang.

            Coba deh bandingkan suhu prosesor saat masih tegangan standar dan saat sudah diatur pada tegangan yang lebih rendah. Bandingkan pula kecepatan putar kipas prosesor yang bersangkutan.

Upgrade Windows 7 RC ke Versi Final

            Dalam proses pengembangannya dulu, Windows 7 punya beberapa edisi untuk diuji coba publik. Ada Windows 7 Beta, Windows 7 RC dan beberapa versi minor yang dilepas ke kalangan terbatas. Semua edisi itu tidak ada yang bisa dipakai untuk selamanya. Windows 7 mematok tanggal tertentu sebagai akhir masa pakai Windows 7 edisi uji coba.

            Windows 7 Beta masuk masa pensiun dan sudah tidak bisa dipakai lagi. Kamu harus menginstal Windows 7 versi penuh. Mulai bulan maret 2010, Windows 7 RC pun sudah dimatikan. Kalau kamu masih menggunakannya, sistem operasi ini akan mati secara otomatis tiap 2 jam.

            Mau Upgrade Windowsmu ke versi Final? Tunggu dulu, Upgrade Windows 7 edisi uji coba ke versi final enggak segampang itu. Windows 7 versi Beta atau RC tidak bisa di upgrade jadi versi penuh. Pilihan upgrade pada DVD instalasi Windows 7 cuma untuk upgrade dari Windows Vista atau Windows XP.

            Di tutorial ini, kamu akan ditunjukkan bagaimana mengakali installer Windows 7 supaya bisa upgrade dari versi Beta atau RC. Ikuti langkah-langkah dibawah. Oh iya, jangan lupa, backup data kamu.
  1. Siapkan DVD installer Windows 7 Ultimate. Ingat, harus Ultimate, kenapa? Soalnya versi Beta dan RC yang diberikan oleh Microsoft juga edisi Ultimate.
  2. Kosongkan hard disk sampai tersisa minimal 16GB.
  3. Masukkan DVD Windows 7 ke DVD-ROM.
  4. Saat muncul jendela Auto Play DVD, pilih "Open Folder to View Files". Kalau AutoPlay tidak muncul, kamu bisa membuka Windows Explorer secara manual.
  5. Buat folder baru disalah satu partisi hard diskmu. Pastikan masih ada ruang kosong sebesar 5GB sebelum melanjutkan ke langkah berikut.
  6. Salin seluruh file dan folder yang ada di DVD Windows 7 ke folder yang baru yang kamu buat tadi.
  7. Kalau proses copy sudah selesai, keluarkan DVD Windows 7 dari DVD-ROM.
  8. Buka folder yang tadi berisi salinan installer Windows 7. Buka sub folder bernama Sources dan cari file yang bernama cversion.ini.
  9. Buka file cversion.ini dan modivikasi nilai yang terdapat di baris "MinClient" dengan 7100 atau bisa diisi dengan versi uji coba lain yang sedang kamu gunakan. Kalau kamu tidak tahu versi berapa yang kamu gunakan, coba tengok dipojok kanan bawah layar desktop. Disana ada informasi edisi evaluasi yang sedang digunakan.
  10. Klik "File > Seve" untuk menyimpan perubahan.
  11. Jalankan file setup.exe difolder yang kamu buat tadi.
  12. Saat muncul konfirmasi dari UAC, klik tombol "Install now" dari jendela konfirmasi.
  13. Lanjutkan proses instalasi Windows seperti biasa, termasuk update Windows.
  14. Saat muncul EULA, pilih "I accept the lisence terms", lalu klik "Next".
  15. Sekarang kamu akan melihat dua opsi instalasi aktif: custom dan upgrade. Klik tombol "Upgrade" untuk melanjutkan proses upgrade.
  16. Windows akan melakukan tugasnya memeriksa kompatibilitas hardware, software, lalu menyelesaikan seluruh proses instalasi. Windows juga akan melakukan transfer file,  setting, dan program. Proses ini memakan waktu sekitar 1 jam.
             Setelah proses instalasi selesai, kamu sudah bisa menggunakan Windows 7 versi penuh.
Pasang Sumbernya : http://aneka-info05.blogspot.com//