Sabtu, 29 Desember 2012

Cegah Keriput Pada Wajah


Bagi para sobat blogger, waspadai bagian-bagian wjah yang biasanya menjadi kawasan munculnya guratan yang menjadi biang kerutan. Awalnya memang halus dan tersama, lama kelamaan menjadi nyata. Dengan melakukan gerakan berikut ini, keriput bisa diperlambat bahkan dicegah. Ga butuh waktu yang lama kok sobat blogger  tapi harus dilakukan secara rutin ya….
1.    Garis-garis Tertawa
Berupa lekukan atau kerutan kulit wajah yang terbentuk ketika kita tersenyum atau tertawa. Letaknya di antara pipi dan di kiri-kanan hidung bagian bawah.
Latihan otot di bagian bibir atas akan membantu memperthankan elastisitas otot dan kulit di sekitarnya, sehingga garis-garis tawa yang muncul sesaat itu tidak meninggalkan kerut yang semakin nyata bahkan permanen atau menetap.
·   Angkat kedua sisi mulut dan bibir atas, rengangkan bibir atas melewati gigi atas sambil membuka mulut Anda kira-kira selebar dua sentimeter. Biarkan otot-otot mulut dan leher relaks. Anda bisa merasakn tegangannya pada pipi. Tahan latihan ini selama 15 detik, lalu lepaskan. Ulangi 3 kali.
·    Gelembungkan pipi. Pindahkan kumpulan udara didalamnya ke arah pipi kanan lalu kiri dan bibir atas. Lakukan gerakan seperti mengunyah ini 10-15 detik. Ulangi 3 kali
·  Buka mulut perlahan-lahan kira-kira selebar satu sentimeter, seperti sedang meniup-niup gelembung dan keluarkan udara dengan lembut.
2.     Keriput di sudut luar mata
Awalnya tampak seperti benang-benang halus warna semburat putih yang khas, muncul disekitar sudut luar mata. Guratan ini akan tampak semakin jelas ketika kita tersenyum atau tertawa. Untuk mencegahnya perlu melatih otot orbicularis oculi, seputar mata.
·    Kerutan mata anda. Langsung dapat dilihat keriput terbentuk dikedua sudut mata anda. Kemudian tempatkan jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis (tiga jari tengah) secara horizontal menghadap kedalam, persis di atas kulit tempat timbulnya keriput.
·    Lalu tekan-tekan ketiga jari tengah persis di atas kerutan-kerutan yang terbentuk itu. Tahan selama 10 detik. Ulangi 3 kali
3.   Garis-garis di dahi 
Terbentuk karena efek berkurangnya kelenturan otot frontalis dibagian dahi. Tampak sebagai guratan halus atau garis horizontal tersebut semakin banyak dan tampak menebal.
·    Angkat alis anda, belalakan mata sambil memfokuskan pandangan ke sattu titik di depan anda.
·   Sambil terus membelalakan mata, tempatkan jari telunjuk, jari tengah atau jari telunjuk dan jari manis dua tangan anda, masing-masing persis di atas alis. Angkat alis untuk menahannya beberapa saat lalu lepaskan. Ulangi 3 kali
4.    Dagu rangkap (double chin)
Munculnya ‘dagu tambahkan’ ini ditentukan oleh berkurangnya kekuatan otot sterno hyoideus yang berhubungan dengan tulang dada dan yang berkontraksi saat kita mengunyah atau menonjolkan dagu.
·   Tengadahkan kepala anda dalam posisi tegak lurus. Rilekskan otot-otot bahu. Tekuk lidah anda ke belakang menyentuh langit-langit mulut, dorong lidah ke arah tenggorokan, seolah-olah anda akan menelannya. Jika anda merasa gerakan ini terlalu merengangkan kulit anda, buka sedikit mulut anda.
·  Masih dengan posisi kepala menengadah, cobalah untuk melakukan gerakan seolah-olah menelan. Ulangi 4-5 kali.
·    Tundukkan kepala, buka sedikit mulut anda dan perlahan-lahan ayun kepala ke kiri dan kanan. Ini latihan untuk menjaga kelenturan rahang.
5.   Keriput pada leher
Kekuatan dan kekencangan otot serta kulit leher ditopang oleh kerja empat otot utama leher yang terdapat di kiri-kanan jakun. Otot-otot ini berkontraksi membantu menyangga tenggorokan dan mengangkat jaringan dada, saat sirkulasi ke seluruh bagian wjah meningkat.
·   Rebahkan kepala anda ke belakang dan tonjolkan rahang bawah. Dorong dagu anda ke depan agar gigi bawah dan tas saling bersinggungan. Rasakan otot-otot leher memanjang. Tarik napas dalam dengan mengembangkan dada.
·     Masih dalam posisi kepala menengadah, putar kepala ke kiri dan kanan perlahan-lahan. Pegang leher dengan tangan kiri, gerakan kembali kepala ke kiri dan kanan. Rasakan otot-otot penyangga leher yang ikut berkontraksi saat melakukan gerakan ini. Ganti dengan tangan kanan sambil gerakkan leher ke kanan. Tundukkan kepala, lalu gerakkan kepala dengan lembut ke depan, ke belakang kemudian ke kiri dan kanan beberapa saat. Latihan ini untuk relaksasi otot  leher.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pasang Sumbernya : http://aneka-info05.blogspot.com//